Ditulis Oleh : Fartika Ifriqia
Kak Santi berjalan menuju kamar Rifka.
“Tok, tok, tok. Dik, kamu sedang apa? Kakak mau bicara sebentar.”
Pintu kamar pun dibuka oleh Rifka.
“Ya Kak, ada apa?”
“Masyaallah, adik sedang apa? Kenapa uang berserakan di lantai? Dari mana uangnya?” tanya Sati.
Rifka pun menjawab, “Ini uang hasil adik berjualan ke teman-teman di kelas selama satu minggu. Uang yang adik dapatkan, dikumpulkan untuk dihitung uang yang masuk dengan biaya pembelian. Keuntungannya ditabung untuk menambah modal dan adik berencana membeli buku belajar berwirausaha.”
“Alhamdulillah, kakak bangga, adik belajar berwirausaha. Jualan apa saja?”
Rifka menjawab pertanyaan kak Santi, “Aku jual permen, snack, air mineral, kadang alat tulis sesuai dengan request teman-teman. Nah, pas istirahat, sebelum masuk kelas atau setelah selesai pelajaran Rifka tawarkan ke mereka.”
“Good job adik sayang, semoga hasilnya memberikan keberkahan untukmu.”
“Amiin, terima kasih kakak cantik,” jawab Rifka.
Dia pun menghitung dan merapikan kembali uang yang sudah didapatkan dari kerja kerasnya selama satu minggu. ***

